KEBIJAKAN MENUJU DESA SEHAT “Meringankan Beban Hidup”

Posted on 2 April 2013. Filed under: Penguatan Masyarakat Sipil |


Kebersamaan untuk saling membantu antara warga dalam upaya meringankan beban hidup yang kadang keras telah ada dan berkembang di seluruh wilayah nusantara yang kita cintai ini.  Cerita dari desa Kayu Bau’ ini mencoba mengangkat satu kearifan lokal yang berkembang, sekalipun bukan suatu hal baru, karena kegiatan yang mirip memang telah banyak dikembangkan juga di daerah lain. Kebijakan pemerintah terkait kesehatan gratis memang dirasakan manfaatnya oleh banyak warga, tapi masih menghadapi kendala bagi warga miskin untuk menuju ke tempat layanan kesehatan. Dijelaskan oleh kepala desa Kayu Bau, Drs, Dg. Mangaru selama dilakukan wawancara, bahwa yang dimaksud gratis itu ketika pasien mendapat layanan di rumah sakit, namun bagaimana pasien yang dirujuk kerumah sakit itu menjadi persoalan tersendiri bagi warga, apalagi bagi mereka yang dalam kategori miskin. Oleh karena itu, dengan gagasan bagaimana bisa saling membantu dalam meringankan hidup ini, kepala desa berinisatif untuk mempertemukan berbagai pihak untuk membicarakan agenda ini, maka lahirlah apa yang kemudian dinamai dengan Relawan Kesehatan Reformasi (RKR). Organisasi yang terbentuk ini kemudian diperkuat dengan surat keputusan Kepala Desa Kayu Bau’, Nomor 08 Tahun 2010, tentang Pembentukan Relawan Kesehatan Reformasi (RKR). Salah satu poin penting hasil rapat adalah juga menyepakati, bahwa RKR akan mengumpulkan dana yang ditarik dari seluruh masyarakat sebagai donator. Setiap rumah, ada sekitar 290 rumah di desa Kayu Bau’, ditarik Rp. 1 000,–/rumah bagi warga biasa, sedang yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan disepakati Ro. 5 000,–/rumah. Selain dari pungutan yang ditetapkan  dalam SK Kepala Desa, sumber dana RKR juga berasal dari kelebihan dana arisan yang dilakukan oleh sebanyak 50 orang yang terdiri pemerintah desa, BPD,  tokoh masyarakat dan kepala dusun. Dana RKR dari kegiatan arisan diperoleh dengan penambahan 1 X pembayaran dari peserta arisan yang jumlahnya 50 0rang menjadi 51 X kali pembeyaran, sehingga ada 1 kali pembayaran terkumpul sebagai tambahan, dan dana inilah yang kemudian dimasukan sebagai dana RKR. Besarnya uang arisan yang diterima adalah Rp. 550 000,– dimana setiap peserta membayar Rp. 11 000,– selama 51 kali, sehingga RKR mendapatkan tambahan dana sebesar uang yang diterima anggota.

  • Alih Bahasa

  • Deadline Activities




  • Publication

    150740_626034187410216_2044183302_n
    • 1,395 Kunjungan
  • CPANEL ISET

  • Kategori

  • Arsip

  • Support

    ACCESS Phase II
    Logo ACCESS Cover Belakang
    BPPKB Selayar
    index
    71095_135266290090_5844531_n

  • Marquee Text Generator - http://www.marqueetextlive.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: